Pages

Pages

.

Profil Gereja

Paroki Cilacap dengan Santo Pelindung Santo Stephanus dapat anda lihat profil Paroki St. Stepahnus disini

Profil Dewan Pastoral Paroki

Dewan Pastoral yang dilantik tanggal 4 Desember 2011 oleh Mgr. Julianus Sunarka, SJ. Disini kiprah pengurus Dewan Pastoral Paroki akan di ulas, silakan klik disini

Dinamika Paroki

Paroki Cilacap terdiri dari 15 Lingkungan dan 4 Stasi. Juga banyak kategorial di Paroki St. Stephanus sebagai bentuk Iman Umat. Dari sini kita dapat melihat dinamika Paroki semakin hidup dengan kegiatan-kegiatan dari umat parokii cilacap.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kirim Artikel

Website Paroki St. Stephanus Cilacap ini akan semakin maju dan dapat menjadi sumber inspirasi umat dan juga bisa menjadi arsip Paroki secara online yang dapat di baca oleh semua umat, karna itu kami mengajak umat atau kategorial dapat terlibat dengan mengisi artikel dengan klik disini.

Live In Romo-Romo Dekanat Selatan

Pada tanggal 6 Mei 2013, Romo-romo sedekanat selatan mengadakan kegiatan Live In di Paroki St. Stephanus Cilacap. Ada 13 Romo dari Paroki Kebumen, Karanganyar, Gombong, Kroya, Majenang, Sidareja dan Cilacap. Mereka mengadakan Katekese Umat di 15 Lingkungan. Adapun Tema Katekese yaitu tentang Katekese Perkawinan.

Banyak umat  dilingkungan antusias mengikuti acara ini. karena banyak hal-hal yang belum diketahui oleh umat mengenai Perkawinan dapat di tanyakan langsung ke Narasumber yaitu Romo.

Selamat Datang Di Website Kami


Salam Damai Kristus

Terima kasih atas kunjungan anda, semoga web ini bermanfaat bagi anda dan seluruh umat terutama umat di Paroki St. Stephanus Cilacap.Dinamika kegiatan di Paroki St. Stephanus Cilacap dapat anda baca di web sederhana ini.
Kami berharap sebelum anda meninggalkan web kami ini, sudi kiranya untuk mengisi buku tamu. Terima kasih Tuhan memberkati.


Menu Website kami :

Info Penting
Profil Gereja St. Stephanus
Dewan Pastoral Paroki
Berita Lingkungan
Bacaan Liturgi

Baca Artikel lainnya :

Sejarah KTM Cilacap


Sejarah Berdirinya KTM Cilacap

Awal berdirinya Komunitas Tritunggal Mahakudus di pelopori oleh seorang anggota KTM dari Jakarta yang setelah menikah 19 juli 2009 tinggal di Cilacap. Anggota KTM tersebut adalah  Sicilia Wiwied Lolita (lahir di makasar), bagaimana setelah 4 tahun menjadi seorang anggota aktif KTM selama merantau di jakarta merasa terdorong dan rindu untuk mengembangkan Komunitas ini di Paroki Cilacap yang notabene Komunitas ini belum ada di Paroki Cilacap.
Karena rahmat Tuhan dan bimbingan Roh Kudus turut bekerja maka Wiwied di pertemukan dengan seorang gadis remaja yang bernama Lia Setyawati Kustoro (28 thn lahir dan tinggal di cilacap),yang belum pernah berkomunitas dan kami pun berkenalan lewat telepon dan mempunyai kerinduan yang sama untuk bertumbuh dan melayani Tuhan dalam KTM. Lia mengumpulkan beberapa kenalannya di Paroki Cilacap untuk diajak mengikuti pertemuan Sel perdana pada hari jumat Tanggal 26 Nopember 2010 bertepatan dengan ulang tahun Wiwied (tanpa di sengaja waktu memutuskan hari perkenalan dan pertemuan sel perdana lewat telpon ternyata baru menyadari bahwa hari jumat itu bday Wiwied) pertamakali pertemuan sel di rumah Wiwied (Jl.Ahmad Yani no 104) Wiwied sangat terharu karena moment ini menjadi kado ulangtahun terindah dari Tuhan dengan pertemuan sel perdana ini dan menjadi awal berdirinya Komunitas Tritungal Mahakudus di Paroki St. Stephanus Cilacap.

Bermula dari satu sel.
Pada awal pertemuan sel ini diikuti oleh 13 orang tetapi dari 13 orang tersebut akhirnya ada beberapa yang mengundurkan diri dari pertemuan sel, tetapi rahmat Tuhan terus bekerja, terbukti satu persatu jumlah anggota sel (yang pada waktu itu belum ada santo pelindungnya).  Banyak para anggota baru merasakan perbedaan2 dalam komunitas, terutama hidup doa,kasih persaudaraan,komitmen,dan tata cara dalam pertemuan sel dalam komunitas ini. Dan yang lebih terasa sekali pertemuan sel  ini mempunyai spiritualitas “100% kharismatik 100% karmel 100% Katolik “..nuansa Katholiknya sangat kental dengan cara membawakan puji2an dan doa2 yang berciri khas katolik dan merasakan hadirat Tuhan dalam keheningan yang di ajarkan dalam spiritualitas Karmel,dan ini yang membedakan dengan komunitas kharismatik lainnya.

Dukungan dari Romo Paroki
Melihat perkembangan anggota KTM maka Wiwied dan beberapa teman komunitas menghadap romo paroki Cilacap yaitu Rm. Niko, OMI pada bulan desember 2010 untuk minta ijin dan dukungan untuk mengembangkan KTM di Paroki Santo Stephanus Cilacap. Dan sebagai bentuk dukungan dan support  untuk komunitas ini Romo Niko OMI berkenan memberi nama Santo Pelindung, Santo Kristoforus  sebagai  Santo Pelindung, agar KTM ini membawa Kristus untuk umat di Paroki St. Stephanus Cilacap.

Kunjungan sodara sekomunitas KTM Distrik Semarang dan KTM wilayah Pekalongan
Sebagai bentuk support dan bentuk persaudaraan, maka pada bulan Desember 2010 Distrik Pekalongan mengadakan kunjungan di  balkon Paroki St. Stephanus Cilacap. Dan di hadiri juga oleh Romo paroki Romo Niko Ola OMI dan Romo Carolus OMI. Kunjungan ini di isi dengan pujian penyembahan,pengajaran tentang KTM dengan visi misi,spiritulitas,struktur organisasi dll,dan mereka juga banyak membagikan sharing pengalaman tentang Kasih Tuhan yang sungguh memurnikan mereka dalam hidup berkomunitas,dan tentunya itu semua sangat memberikan kekuatan dan bekal bagi para KTM yang masih baru ini.



Pembinaan oleh volunteer KTM dan mengadakan Retret
Hingga akhirnya pada bulan Maret 2011 gembala umum KTM (bpk Vanny) berkenan untuk mengutus 3 orang Volunteer ke Paroki Cilacap untuk membina KTM yang baru ini. Yaitu Niki, Ana, dan Eichun.. mereka diutus untuk membina KTM di Paroki ini.
Dalam terang Roh Kudus maka mereka sepakat untuk mengadakan retret awal dengan tema; “DASAR HIDUP KRISTIANI” , yang pada waktu itu diadakan pada tanggal 29 -30 Maret 2011 di aula SMP Pius Cilacap. Dan hanya dalam waktu 2 hari mereka menyiapkan retret ini. Peserta Retret pada waktu itu sekitar 60 orang, betapa sebenarnya umat di Cilacap sangat haus akan Retret. Dan secara khusus para KTM dibina dan workshop untuk menambah pengetahuan tentang melayani Tuhan dalam KTM dan membina para anggota KTM dalam membawakan Pujian dan pengajaran yang sungguh2 di kuasai oleh Roh Kudus dalam pertemuan Sel.
Dan selama pembinaan dan pendampingan dari Volounteer ini, akhirnya KTM St. Kristoforus di belah menjadi  4 Sel  sebagai berikut :
Sel Maria Bunda Karmel                : Anggota anak-anak sekolah ( SMP-SMA)
Sel Faustina                                    : Anggota Kaum Muda/i  single (20th-30th)
Sel  Yohanes Salib                         : Anggota Kaum Muda/i single (20th-30th)
Sel Theresia Lixieux                      : Anggota Dewasa Muda (Sudah menikah)
Sel Teresa Avila                             : Anggota Dewasa
 Pada awal pembelahan ini para anggota KTM merasa tidak rela karena terpisah di masing-masing sel, yang tadinya selalu bersama dalam satu sel. Tetapi akhirnya setelah berjalannya waktu semua rasa itu dapat diatasi. Mereka bertekun dan setia menghadiri pertemuan sel masing-masing.

Konflik antar anggota
KTM di Paroki Cilacap pun tidak terlepas dengan perbedaan pendapat antar pribadi anggota sel, tetapi inilah cara Tuhan memproses agar para KTM’er menjadi seorang KTM yang sejati.

Pemilihan kepengurusan Dewan Pelayan Wilayah dan Pelayan Sel
Pada Bulan Juli 2011 bertepatan dengan pertemuan semua sel , maka diadakan pemilihan Pelayan/wakil pelayan sel dan Dewan Pelayan Wilayah yang pada saat itu Romo paroki Romo Niko Ola OMI berkenan hadir untuk memandu proses pemilihan Pelayan Sel dan Pelayan Wilayah. Dalam terang Roh Kudus maka terpilihlah nama-nama Pelayan Sel dan Pelayan Wilayah dengan formasi sebagai Berikut :

Dewan pelayan Wilayah St Kristoforus
Pelayan wilayah                  : Sicilia Wiwied Lolita
Wakil pelayan wilayah        : Lia Setyawati Kustoro
Sekretaris                              : Dwi Antonius
Bendahara                            : Kartika Abadi

Sel Maria Bunda Karmel
Pelayan Sel                         :Chatarina Retno
Wakil Pelayan Sel               :Feriska

Sel  Fautina
Pelayan Sel                              :Nelly
Wakil Pelayan Sel                :                               :

Sel  Yohanes Salib
Pelayan Sel                                      :Ayung
Wakil Pelayan Sel               :Yudi

Sel  Theresia Lisiuex
Pelayan Sel                          : Ita
Wakil Pelayan Sel               :Yohanes Christian

Sel  Teresa Avilla
Pelayan Sel                          ;Evelyn
Wakil Pelayan Sel               :Nur Suhiman

Binus (Pembinaan Khusus)
Pada Bulan Agustus 2011 Wiwied dan Rico terpanggil untuk mengikuti Binus di Lembah Karmel selama 1 Bulan. Sepulang dari mengikuti Binus ini maka bekal dan pembinaan yang telah diterima diajarkan dan dibagi kepada para anggota KTM Cilacap. Dengan mengadakan Pengajaran-pengajaran dan Pembinaan dari Buku PPAT  1. Pengajaran dan Pembinaan PPAT 1 ini dimulai pada bulan september 2011 pengajaran tentang pujian dan penyembahan selama 1 jam,seminggu kemudian pengajaran tentang karunia mengajar …
Dalam Pembinaan PPAT inipun Romo Niko, OMI juga berkenan untuk memberikan pengajaran terutama untuk tema-tema khusus yang hanya boleh disampaikan oleh seorang Imam,pengajaran Kitab Suci..tentang perjanjian lama dan perjanjian baru

Ulang Tahun KTM Cilacap yang pertama
Tak terasa setelah  melewati banyak rintangan, suka dan duka, kegembiraan, perbedaan pendapat dan kebersamaan dalam Komunitas KTM ini, Akhirnya pada tanggal 26 Nopember 2011 KTM Cilacap merayakan Ulang Tahun yang  I (pertama), tak terasa telah melewati 1 tahun. Pada perayaan Ulang Tahun yang 1 ini diadakan Misa dan Adorasi di rumah Ayung (jl gatot subroto). Misa yang dibawakan oleh Romo Niko, OMI. Juga dihadiri oleh KTM dari Pekalongan ,Tegal,Semarang. sebagai bentuk persaudaraan dan dukungan antar KTM
Mengunjungi Bapa Uskup di Keuskupan
27 November 2011   :   Mengunjungi Bapa Uskup bersama KTM wilayah pekalongan dan sel Tegal
Pertemuan dengan Bapa Uskup di balkon gereja paroki ST. Stephanus Cilacap
3 Desember 2011      :   Ramah Tamah dengan Bapa Uskup di Balkon gereja bersama beberapa anggota KTM  (+/- 20 orang) dan di hadiri oleh Romo Niko Ola OMI. Dan hasil dari pertemuan tersebut Bapa Uskup menyatakan bahwa KTM cilacap menjadi organ dalam paroki
Peneguhan dan pelantikan kepengurusan KTM Cilacap dalam Misa Ekaristi
25 Februari 2012      :   Peneguhan dan pelantikan kepengurusan KTM Cilacap di dalam Misa Ekaristi di pimpin oleh Romo Yohanes Deddy Setiawan Pr dan Romo Paroki Romo Niko Ola OMI. Dihadiri oleh seluruh umat paroki St Stephanus Cilacap dan KTM wilayah pekalongan dan sel Tegal.
Pembinaan volenteer (Anasari, Emmy, Rini, Victor)
2 s/d 25 Oktober 2012       :   Pembinaan seluruh anggota dengan pengajaran dan workshop2nya setiap hari dan menghasilkan team pengajar dan 5 team adorasi.
JUMLAH ANGGOTA KTM BLN FEBRUARI 2013
Sel Avila 1       : 15 org
Sel Avila 2       :15 org
Sel Lisiuex       :10 org
Sel Faustina    :10 org
Sel Yohanes Salib       : 20 org
Sel Fransiskus Xaverius: 10 org
Sel Maria Bunda Karmel: 6 org
Total anggota KTM cilacap 86 org

KEGIATAN INTERNAL KTM
1.      Pertemuan sel seminggu sekali
2.      Pertemuan Wilayah sebulan sekali
3.      Pertemuan Sel Inti sebulan sekali
4.      Pengajaran PPAT sebulan sekali
5.      Pengakuan dosa sebulan sekali
6.      Pembinaan team pengajar dengan workshop2 nya
7.      Pembinaan membawakan adorasi dan workshop2 nya
8.      Pembinaan pendamping KTM kids
9.      Pembinaan khusus pengkaderan di pertapaan lama Lembah Karmel selama 1 bln penuh,setiap setahun sekali, yang sudah mengikuti Wiwied,Rico,Yudi..
10.  Pembinaan Leadership di Kaliurang Yogya di bawakan oleh team gembala dan volenteer dari KTM pusat, yang mewakili dari KTM cilacap adlh Yudi,Ita,dan tante Evelyn.
11.  Berkunjung dan saling melayani dalam natal bersama KTM pekalongan dan sel Tegal
12.  Mengikuti ret-ret pelayan KTM di lembah Karmel setahun sekali.


KEGIATAN EKSTERNAL :

1.Pelayanan membawakan adorasi sebulan sekali (ada 5 team adorasi saling bergantian membawakan setiap sebulan sekali)
2.Pertemuan KTM kids di aula SD PIUS cilacap
3.Terlibat dalam pelayanan liturgi misa di paroki bersama KKMK dan OMK
4.Pelayanan mengunjungi dan mendoakan orang2 sakit di RS Sta Maria
5.Pelayanan mengunjungi dan mendoakan anak2  di panti asuhan
6.Pelayanan mengunjungi dan mendoakan org2 jompo di panti Jompo dan di Komunitas Peduli Lansia.
7.Bersama OMK melayani perayaan Youth Day
8.Keterlibatan dalam kepanitiaan Natal dan Paskah
9.Menyelenggarakan ret-ret awal melibatkan umat
10.Menghadiri PDKK seluruh kaum muda di keuskupan Purwokerto
11.Menghadiri seminar pembekalan leadership PDKK keuskupan di kaliurang(dari cilacap yang ikut 4 org)
12.Melayani dan mendampingi ziarah goa Maria Klaces para anggota Wanita Katolik gereja Blok B,barito,jakarta selatan
13.Pelayanan bersama PDKK cilacap ke rutan LP pasir putih Nusakambangan
14.Pelayanan natal dalam misa di stasi ujung manik (yg ikut Yudi,Karin,Mas Markus,Steve,Marti)
15.Pelayanan doa peringatan arwah
16.Menyelenggarakan Ekaristi Kaum Muda dengan band dari KTM melibatkan seluruh kaum muda di paroki
17.menghadiri ramah tamah  sebelum pemilihan bupati dan merayakan bday Romo Carolus OMI di kantor kabupaten cilacap mewakili setiap kategorial
18. Menghadiri pembekalan DPP di Kaliori
Program pembinaan KTM selama ini berjalan mengalami kendala2 sebagai berikut:
·         Kurangnya pemusik (keyboard)
·         Tidak memiliki alat musik (keyboard selama ini meminjam milik Klenteng)
·         Jam pertemuan KTM Kids di jam sekolah sehingga pendamping KTM Kids kekurangan tenaga karena banyak yang kerja kantor dan minimnya pembinaan untuk para pendamping yang harus kreatif untuk berkomunikasi dengan anak2.
Relasi KTM dengan PD kharismatik
·         Terjalin hubungan kerjasama yang sangat baik antara KTM Cilacap dengan PDKK Cilacap seperti pelayanan bersama ke LP Nusakambangan, stasi, dan doa peringatan arwah di lingkungan.

Sosialisasi APP 2013

Natal Lingkungan Santa Maria 2012

Seperti perayaan-perayaan Natal sebelumnya, Panitia memberikan Bingkisan kepada Keluarga yang kurang beruntung di Lingkungan Santa Maria dan memberikan Bingkisan kepada Umat Lingkungan yang sakit.

Panitia Natal tahun ini di Lingkungan Santa Maria ingin menyelenggarakan Perayaan di Wilayah Jojok, hal ini untuk mempererat Umat yang berada di sebrang Segara Anakan. Maka Natal tahun 2012 sepakat untuk diadakan di Jojok, dengan Renungan berupa Wayang Wahyu oleh Rm. Agustinus Handi PR dari Paroki Kroya dilanjutkan dengan Wayang Purwo oleh Ki Dalang Agustinus Bambang Murdoko yang merupakan Dewan Pastoral Paroki Santo Stephanus Cilacap.

Walaupun perjalanan dengan menggunakan kapal compreng ke Jojok, tetapi tidak menyurutkan antusias warga Lingkungan Santa Maria untuk hadir dalam acara ini yang sejak jam 15.00 menunggu jemputan ke lokasi penyebrangan Kali Panas.
Acara diawali pada jam 17.00 dengan Perayaan Natal dan sambutan-sambutan dilanjutkan dengan makan malam kemudian Renungan Wayang Wahyu.

Rm. Agustinus Handi PR membawakan Wayang Wahyu dengan judul Yusup Kinasihing Gusti.
Yusup bin Yakub adalah gambaran manusia yang luka batin: dianiaya saudara sendiri (Yehuda, Lewi, dsb-ada 12 bersaudara), ia dijual sbg budak oleh kakaknya, dan difitnah sehingga harus masuk penjara. Namun Allah mempunyai rencana yg sangat indah dlm hdp Yusup. Karena kepandaiannya dalam menafsirkan mimpi sang Raja, Yusup akhirnya malah diangkat mjd pejabat di Mesir dan dicintai Raja Firaun.
Kita sebagai manusia lemah, mempunyai pengalaman luka batinnya sendiri. Ada yang sudah sembuh, ada yang belum sembuh dan ada yang sedang berusaha sembuh. Orang yang luka batin mempunyai ciri-ciri antara lain: mudah tersinggung, emosi tidak stabil, mudah menyalahkan orang lain, penakut, cemas berlebihan bahkan sering sakit namun tidak bisa dideteksi jenis penyakitnya.
Melalui kisah Yusup ini, umat diajak untuk menyadari pengalaman luka batinnya bersama Allah. Di balik pengalaman pahit hidup kita, ternyata Allah punya rencana indah atas hidup kita. Kalau kita sadar akan kasih Allah, luka batin kita akan sembuh dan kita bisa menjadi pribadi yang sehat: cinta damai dan suka mengasihi. Perlunya mengupas luka batin adalah; supaya kepribadian manusia berkembang sehat karena manusia, disamping hidup sebagai mahluk pribadi, dia juga hidup sebagai mahluk sosial.
Jika luka batin tidak tersembuhkan, kehidupan bersama sebagai mahluk sosial bisa terganggu: mudah konflik, mudah tersinggung, saling menyalahkan dan kurang kasih sayang.

Ki Dalang Agustinus Bambang Murdoko menampilkan wayang Purwo dengan judul Banjaran Bima, mengisahkan Bima seorang yang patuh setia berani dan tekun dalam mencari hakekat Tuhan yang punya hakekat Sang Maha Tinggi.
Bima adalah seorang yang patuh, setia, berani dan tekun dalam mencari ha

Senang sekali Lingkungan Santa Maria mewartakan melalui Wayang.
Semoga bermanfaat.

ditulis : mba Evi